Wednesday, April 2, 2008

Anatomi Insang ikan

Insang/teleostei terdiri dari dua rangkaian yang tersusun atas empat lengkungan tulang rawan dan tulang keras (holobrankhia) yang menyusun sisi-sisi faring. Masing-masing holobrankhia memiliki dua hemibrankhia yang menonjol dari pangkal posterior lengkung insang. Hemibrankhia terdiri dari dua baris filamen tipis yang disebut lamellae primer. Lamellae primer permukaannya mengalami perluasan oleh adanya lamellae sekunder yang merupakan lipatan semilunar yang menutupi permukaaan dorsal dan ventral. Insang juga dilengkapi dengan lapisan sel-sel penghasil mukus dan sel-sel yang mengekskresikan amonia dan kelebihan garam. Pada bagian tepian tengah anterior dilengkapi suatu struktur (gill rakers) yang berperan menyaring partikel-partikel pakan. Letak insang, struktur dan mekanisme kontak dengan lingkungan menjadikan insang sangat rentan terhadap perubahan kondisi lingkungan serta menjadi tempat yang tepat bagi berlangsungnya infeksi oleh agensia patogenik.
Lamellae tersusun atas sel-sel epidermis tipis dan sel-sel pendukung berbentuk batang (sel tiang; pillar cells) yang mendukung aliran darah ke insang. Ketebalan lamellae bervariasi tergantung spesies dan aktivitasnya. Pertukaran gas berlangsung pada lamellae sekunder yang merupakan lipatan sel-sel epitel biasanya berupa satu lapis sel yang didukung dan dipisahkan oleh sel-sel tiang (pillar cells). Selapisan tipis pembuluh darah berada diantara sel-sel tiang dan epidermis menjadi tempat pertukaran gas, pembuangan sisa metabolit yang bersifat nitrogenus dan pertukaran beberapa elektrolit. Pertukaran gas ini juga difasilitasi oleh mekanisme buku-tutup rongga mulut dan celah insang. Pertukaran ion pada lamellae dapat mentransfer 60-80 % oksigen dari air masuk kedalam darah.
Pseudobrankhia terdapat pada bagian bawah operkulum atas. Organ ini berupa lengkung insang dengan satu deret filamen-filamen. Fungsi pseudobrankhia belum diketahui, tetapi diduga merupakan struktur yang memasok darah kaya oksigen ke khoroid optika dan retina dan kemungkinan berperan dalam fungsi-fungsi baroreseptor dan termoregulasi.
Insang dilengkapi dengan sejumlah glandula yang dikenal sebagai glandula brankhial, yaitu sel-sel epitel insang yang mengalami spesialisasi. Glandula tersebut adalah glandula mukosa dan glandula asidofilik (sel-sel khlorida). Glandula mukosa berupa sejumlah sel-sel tunggal berbentuk buah pear atau oval dan menghasilkan mukus dan terdapat baik pada lengkung insang, filamen insang maupun lamellae sekunder. Mukus merupakan glikoprotein yang bersifat basa atau netral dengan fungsi :
• Perlindungan atau proteksi
• Menurunkan terjadinya friksi atau gesekan
• Antipatogen
• Membantu pertukaran ion dan
• Membantu pertukaran gas dan air.
Adapun sel-sel khlorida merupakan glandula yang mengandung granula-granula yang menyerap zat warna asam sehingga dikenal pula sebagai glandula asidofilik. Sel-sel tersebut memiliki mitokondria yang banyak dan berperan dalam membantu pengaturan ion pada ikan-ikan euryhaline dan stenohaline.
Menurut Kumar dan Tembhre (1996) sejumlah spesies ikan memiliki stuktur tambahan pada insang yang membantu pernafasan diluar air, yaitu:
•insang tertutup oleh mukus tebal yang membantu difusi gas, misalnya pada Mastacembalus
•permukaan dalam rongga insang dan operkulum terlipat dan kaya pembuluh darah , misalnya pada ikan glodok (Periopthalmus)
•divertikula mulut dan rongga faring yang berkembang baik, misalnya pada Chana,Clarias, Saccobranchus dan Anabas. Divertikula dihubungkan dengan membran respiratori yang terlipat yang memperoleh pasokan darah yang sangat mencukupi.
•Lambung dengan dinding yang tipis untuk membantu respirasi, dijumpai pada Loricariidae.
•Bagian tengah dan posterior intestinum berperan dalam pencernaan dan membantu pernapasan. Fungsi pernapasan tersebut mengikuti musim, misalnya pada ikan loaches (Misgurnus fossilis) hanya berlangsung selama musim panas.
•Organ pernapasan neomorfik yang berfungsi untuk memanfaatkan oksigen atmosferik. Organ semacam ini dijumpai pada ikan-ikan seperti: Anabas,Osphronemus nobilis, Colisa fasciatus, Clarias batrachus, Chana punctatus, Chana striatus, Monopterus albus, Periopthalmodon dan Boleophthalmus.
•Modifikasi epitel celah insang dalam bentuk kantung sub-silindrik yang memanjang kearah belakang, terdapat diantara lengkung insang kedua dan ketiga. Dilengkapi dengan pembesaran insang (arborized) yang ditumpu oleh tulang rawan insang kedua dan keempat, misalnya pada Clarias. Struktur dinding insang semacam ini membantu dalam resoirasi udara dan menerima aliran darah dari cabang arteri. Adapun pada Anabas, terdapat struktur yang bercabang-cabang yang disebut labirin yang terbentuk dari lengkung insang pertama dan terletak pada celah lekukan dibagian sisi atas belakang kepala dekat dengan operkulum dan dilapisi epitel respirasi.
Dengan alat bantu tersebut memungkinkan ikan-ikan tersebut mampu hidup diluar air hingga waktu yang cukup lama.
Gelembung renang merupakan karakter spesifik dari ikan dan sangat berkembang pada ikan teleostei dari kelompok Acanthopterygii. Pada dasarnya gelembung renang merupakan organ alat bantu repirasi, menghasilkan dan menerima suara, penyimpan lemak (misalnya pada ikan gonostomatid) dan organ hidrostatik yang tersusun dari glandula-glandula gas yang dikelilingi pembuluh-pembuluh darah.
Pada sejumlah teleoestei, gelembung renang sama sekali tidak ada, misalnya pada Echeneiformes, Symbranchiformes, Sacchopharyngiformes dan Gobeisocioformes. Jika gelembung renang ada, maka bentuknya oval, fusiform dan berbentuk seperti jantung, tapal kuda atau lonceng.
Pada Cyprinidae, gelembung renang terdapat pada rongga perut atau melekat pada columna vertebralis oleh keberadaan jaringan fibrosa. Gelembung renang tersebut terdiri dari dua ruang yang berhubungan satu denagn yang lainnya. Pada ikan-ikan anggota Sparidae, Notopteridae dan Scombridae, gelembung renang berbentuk seperti usus buntu atau kantung (coecum) yang meluas kearah ekor. Adapun pada sejumlah ikan, misalnya Clarias batrachus, gelembung renang sangat tereduksi dan tertutup tulang. Pada ikan Gadus, dari gelembung renang muncul bentukan seperti sepasang caeca yang meluas ke arah kepala.

4 comments:

Anonymous said...

Salam kenal, trimakasih buat halamannya, saya manfaatan buat sumber pada tugas biologi saya. Trimakasih sekali lagi (moslegraph.blogspot.com)

marine and fisheries said...

kalo ada ichtiologi yang lebih lengkap, pliss kirim ke :

pk2825@yahoo.com

THX a lot

Rendy Yassin said...

hi salam kenal,

Saya ingin bertanya kenapa ikan saya insang nya berfungsi sebelah???
hal ini memang tidak berlangsung terus menerus, tp saya khawatir terhadap ikan saya ini...
Tolong penjelasan nya dari master2 ;)

dan kalau tidak keberatan jawabannya bisa di email langsung ke saya
email : natural_cloves@yahoo.com

Terima kasih
Best Regrad's

Win Rendy

Sains Alam said...

Sistem metabolisme tubuh ikan mendorong darah untuk mengalir berlawanan arah dengan air, disebut “countercurrent system of flow”. Hal ini sangat penting karena proses penyebaran oksigen hanya bisa terjadi jika jumlah oksigen dalam darah lebih sedikit daripada di air. Jadi darah dengan kandungan oksigen paling sedikit akan bertemu dengan aliran air yang melalui insang.
(sainsalam.com/2013/04/29/bagaimana-ikan-bernafas-dalam-air/)

Artikel Terkait